Search for:
tips tuning gitar
Tips Tuning Gitar (Stem) dengan Chromatic Tuner elektronik

Tips Tuning Gitar dengan Chromatic Tuner Electronik

 

Tips Tuning gitar atau stem adalah proses mensinkronisasi atau menyelaraskan frekuensi nada antar senar hingga menghasilkan nada standar. Dewasa ini ada cara baru untuk melakukan stem gitar dengan menggunakan sebuah alat Chromatic Tuner elektronik. Dengan menggunakan alat ini memberikan kebebasan baru bagi Musisi, sehingga menghasilkan frekuensi nada standar E-A-D-G-B-e (mulai dari senar 6-5-4-3-2-1) dengan akurat.

Dengan cara ini pula kita hanya perlu menghubungkan gitar ke perangkat chromatic tuner, bisa juga dengan hanya di dekatkan saja, tergantung perangkat tuning yang anda gunakan, lalu atur ketegangan senar yang akan anda tuning melalui pemutar (tuning machine) hingga perangkat chromatic tuner menghasilkan nada yang sesuai. Lakukan juga pada senar senar berikutnya.
guitar-tuning-standar
Anda dapat memulai dengan cara :

  1. Mengatur tuner machine pada senar 1 (open string) hingga menghasilkan nada e
  2. Setelah itu atus senar 2 dan tekan fret ke 5 hingga hasilnya akan sama dengan nada senar 1 (open string – nada e)
  3. Lanjutkan dengan atur senar 3 dan tekan fret 4 hingga hasilnya akan sama dengan nada senar 2 (open string – nada B)
  4. Lanjutkan dengan atur senar 4 dan tekan fret 5 hingga hasilnya akan sama dengan nada senar 3 (open string – nada G)
  5. Lanjutkan dengan atur senar 5 dan tekan fret 5 hingga hasilnya akan sama dengan nada senar 4 (open string – nada D)
  6. Lanjutkan dengan atur senar 6 dan tekan fret ke 5 hingga hasilnya akan sama dengan nada senar 5 (open string – nada A)
sewa studio musik matoa corner
Welcome To Matoa Corner Music Studio’s

Welcome to Matoa Corner Music

 

Matoa Corner adalah Studio Music dan Recording yang bertempat di Jalan Alang-alang No.45 Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Merupakan sebuah wadah yang menjembatani Para pencinta musik, Musisi, hobi atau pun anda yang ingin berlatih untuk mengasah skil bermusik.
Selain menyewakan Studio Musik kami juga melayani Service dan Pembuatan Gitar Akustik serta sarana untuk Event Organizer diantara nya : menyewakan Sound system, alat musik,  Order Keyboard Tunggal Full Band, Orkes Melayu serta sewa Panggung dan Tenda

Ruangan Studio dengan luas 4 x 6 m2 dengan tinggi 3 m ini sudah di lengkapi dengan sarana dan fasilitas yang memadai untuk kenyamanan bermusik, baik dari segi alat-alat maupun kondisi ruangan Studio seperti : tata letak pencahayaan, daya listrik, tata letak alat, monitor dan lain.
studio_letak_posisi_alat

Berikut Sfesifikasi Alat :

  1. Ampli Gitar Marshal JCM-900 Cabinet
  2. Ampli Bass Hartke Cabinet
  3. Ampli Keyboard Roland KC -550
  4. Drum Pearl 22 Inchi
  5. Cymbal Nebule 20 Inchi
  6. Bass Gitar SDGR Custom
  7. Lead Gitar Gibson Les Paul Custom
  8. Lead Gitar Hollow Body Custom
  9. Keyboard Korg + Roland
  10. Gitar Effect Zoom GX-1 + Distortion
  11. Speaker JBL 15 Inchi
  12. Mixer Phonic 24 Channel
  13. Software Presonus Studio One Pro
nama dan bagian pada drum
Mengenal nama dan bagian pada Drum

Mengenal nama dan Bagian pada Drum

 

Pada Kesempatan kali ini kami akan membahas pengenalan nama atau bagian – bagian pada Drum. Hal ini penting bagi anda yang saat ini sedang memulai belajar nge-drum. Nama-nama bagian pada Drum ada yang di sebut snare, tom-tom, bass, conga, tymbal, mondo, bedug, tabla  dll, semuanya di mainkan dengan cara dipukul. Tetapi yang kita bahas adalah Drumset,  bentuk drum paling modern. Drumset itu sendiri sebenarnya terdiri atas 3 bagian, yaitu Snare, tom-tom dan bass drum. Untuk tom-tom masih dapat dibagi dua lagi, yaitu: Mounted tom dan floor tom-tom (tergantung dari peletakan dan diameter saja). Dari ketiga unsur tersebut masih ada beberapa bagian lagi unsur penting, yaitu cymbal, hardware (pedal, hihat stand, cymbal stand, snare stand, tom holder/tom stand) dan drumhead.

Tom-tom terdiri dari bermacam-macam ukuran tergantung kedalaman dan diameternya. Ukuran suatu drum biasnya ditulis 12×10 yang maksudnya adalah kedalamannya 12 inchi dan diameternya 10 inchi. Diameter tom-tom bervariasi, biasanya tom-tom paling kecil berdiameter 6″, dan berlanjut ke 8″, 10″, 12″, 13″, 14″, 15″, 16″, 18″ dan 20″. Ukuran tom-tom 14″ keatas dapat digolongkan sebagai floor tom-tom, tetapi tergantung dari peletakannya juga. Tom-tom menggunakan 2 drumhead, atas dan bawah, kecuali pada tahun 70-an dimana tom-dan bass drum hanya menggunakan 1 drumhead saja, dan suaranya juga kurang bagus. Badan tom-tom atau yang biasa disebut dengan shell terbuat dari kayu. Untuk drum kelas pemula biasanya menggunakan kayu Mahogany dan untuk kelas professional biasanya menggunakan kayu Birch dan Maple. Kayu Birch dan Maple lebih mahal karena menghasilkan suara atau tone yang bulat dan jernih. Kayu pada tom-tom biasanya memiliki ketebalan 4 sampai 10 mm. Semakin tipis kayu maka suara yang dihasilkan semakin kaya dan sensitive. Sedangkan semakin tebal kayu suara yang dihasilkan semakin keras, tetapi suaranya tidak terlalu kaya dan kurang sensitive.

Bass drum tidak terlalu banyak perbedaan dengan tom-tom, hanya saja bass drum mempunyai diameter yang lebih besar, 16″, 18″, 20″, 22″, 24″ dan bahkan 26″ atau lebih. Dan bass drum dipukul dengan menggunakan pedal dan ditaruh dibawah. Tetapi suara bass drum tidak seperti tom-tom yang bersuara “Dung…” tetapi cenderung bersuara “Dug…” (lebih mati suaranya). Kayu bass drum cenderung lebih tebal untuk menghasilkan suara yang lebih keras dan untuk ketahanan drum itu sendiri.

snareSnare drum adalah bagian pada drum yang paling berbeda diantara lainnya baik dari bentuk maupun suaranya. Dan snare drum merupakan unsur utama dari drumset (yang paling banyak dipukul). Drum ini biasanya berukuran 10″ sampai 15″, tetapi yang biasa nya digunakan adalah ukuran 14″. Yang jadi perbedaan pada snare drum yaitu pada bagian bawah drum tersebut. Di bawahnya menggunakan kawat-kawat yang berbentuk spiral atau yang sebenarnya dinamakan Snare Wire /Strainer. Benda itulah yang membuat perbedaan pada snare drum. Jika anda memukul head atasnya maka snare wire dibawah segera merespon, dengan cara ‘memukul’ kembali head bawah dan menghasilkan suara yang tajam. Maka dari itu, sebenarnya ‘nyawa’ dari snare drum terletak pada snare wirenya. Jika snare wirenya dilepas maka suara yang dihasilkan hampir sama dengan tom-tom.

Cymbal, juga merupakan bagian penting pada drumset, karena hampir tidak mungkin bermain drum tanpa cymbal. Cymbal terdiri atas 4 jenis mereka yaitu:

  1. Hi-hat cymbal:
    Berguna untuk menjaga waktu/tempo. terdiri atas sepasang cymbal. berukuran 8″ sampai 15″. Ukuran standart 14″
  2. Ride cymbal:
    Sama fungsinya dengan hihat tetapi dengan bentuk dan suara yang berbeda. Hanya terdiri dari satu cymbal tetapi berukuran besar 18″ sampai 22″. ukuran standar 20″
  3. Crash cymbal:
    Berguna untuk memberi phrase/nada pada suatu lagu. Berukuran 13″ sampai 22″ tergantung dari selera pemain.
  4. Efek cymbal:
    Efek cymbal terdiri atas Splash, bell, china dan swiss. Berguna untuk memberi ‘warna’ khusus pada suatu lagu. Splash dan bell biasanya berukuran 6″ sampai 12″ dan untuk china dan swiss biasanya berukuran 16″ sampai 22″.